Pramuka

Sejarah kepramukaan dunia dan Ambalan Rojaul Fatta – Shofiatunnisa

Sejarah pramuka di Indonesia tidak terlepas dari gagasan Baden Powell yang merupakan Bapak Pandu sedunia. Lord Robert Baden-Powell Of Gilwell menuliskan pengalaman dalam pembinaan remaja di negara inggris, yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepanduan (kepramukaan).

Melihat dan memperhatikan gerakan kepanduan tersebut, maka tokoh-tokoh gerakan nasional berniat mendirikan Padvinders (Pandu) untuk anak bangsa dan kemudian muncullah Padvinders Indonesia seperti JPO (javaanse Padvinders Orgcmizatie), JJP (jong java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamftsche Padvinderzj), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), dan Padvinders Muhammadiyah yang kemudian menjadi nama Hizbul Wathan atau HW.

Melihat dan memperhatikan gerakan kepanduan tersebut, maka tokoh-tokoh gerakan nasional berniat mendirikan Padvinders (Pandu) untuk anak bangsa dan kemudian muncullah Padvinders Indonesia seperti JPO (javaanse Padvinders Orgcmizatie), JJP (jong java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamftsche Padvinderzj), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), dan Padvinders Muhammadiyah yang kemudian menjadi nama Hizbul Wathan atau HW.

Akhirnya Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi pada tanggal 14 Agustus 1961 bersamaan dengan Presiden Republik Indonesia menganugerahkan panji-panji sebagai penghargaan keikutsertaan para pandu dalam berjuang mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejarah kepramukaan di ambalan Rojaul Fatta Shofiatunnisa

Kepramukaan ambalan di SMK YPC Tasikmalaya sebelumnya belum terbentuk dan bergabung dengan kepramukaan SMA Pst Cintawana karena masih dalam satu lingkungan yang tergabung dalam satu Yayasan pesantren cintawana dengan ambalan Anisa Sejati dan Elfata Mustafa, setelah beberapa tahun bergabung akhirnya membuat ambalan sendiri dengan mengajukan nomor Gugus Depan ke Kwartir Ranting agar ada pengakuan dan turunnya SK dari kepramukaan dengan nomor Gudep 06,109 untuk putra dan 06.110 untuk putri beserta nama ambalan Rojaul Fatta – Shofiatunnisa yang artinya pemuda harapan dan wanita yang bersih, untuk nama shofiatunnisa sendiri di ambil dari nama sesepuh pondok pesantren cintawana. Gerakan pramuka di SMK YPC Tasikmalaya ini berdiri dan diresmikan pada tahun 2012.

VISI

Gerakan pramuka sebagai wadah pilihan yang utama dan solusi handal untuk masalah terhadap kaum muda. dan menjadikan seorang anggota yang penuh bertanggung jawab sesuai norma agama.

MISI

  • Memberikan pembinaan terhadap anggota-anggota yang berjiwa pramuka di Ambalan Rojaul fatta – Shofiatunnisa, menjadi anggota yang berjiwa Pancasila berlandaskan iman dan taqwa (imtaq) serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
  • Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang memiliki jiwa bela negara
  • Menggerakkan dan mempelopori anggota dan organisasi gerakan pramuka agar lebih peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah yang ada di masyarakat.

MOTO

“Satyaku ku Darmakan, Darmaku ku Baktikan”

Program Kerja

  • Penerimaan Anggota Baru sebagai upaya mendapatkan generasi penerus.
  • Latihan rutin mingguan dengan acuan SKU Penegak
  • Pengujian SKK sebagai tanda melihat perkembangan dan kemampuan anggota
  • Perkemahan Sabtu Minggu sebagai bahan pemantapan materi yang harus dimiliki oleh anggota
  • Penjelajahan dan Halang Rintang diluar lingkungan sekolah
  • Pengabdian terhadap masyarakat sebagai upaya untuk menjaga silaturahmi dan mempererat
  • Mengadakan latihan gabungan dengan anggota/organisasi lain demi mendapat pengetahuan yang lebih
  • Luran anggota yang dilakukan setiap kali pertemuan rutin
  • Pelantikan atau peresmian anggota baru
  • Evaluasi Kegiatan kepramukaan